follow button

Senin, 14 Mei 2018

Pelaku Bom Surabaya sudah punya benih Ekstrimisme sejak SMA

[ Dari akun facebook  Ahmad Faiz Zainuddin ]

Dita Supriyanto adalah Kakak kelas saya di SMA 5 Surabaya Lulusan ‘91

Dia bersama-sama istri dan 4 orang anaknya berbagi tugas meledakkan diri di 3 gereja di surabaya. Keluarga yg nampak baik2 dan normal seperti keluarga muslim yg lain, seperti juga keluarga saya dan anda ini ternyata dibenaknya telah tertanam paham radikal ekstrim. 

Dan akhirnya kekhawatiran saya sejak 25 tahun lalu benar2 terjadi saat ini.

Saat saya SMA dulu, saya suka belajar dari satu pengajian ke pengajian, mencoba menyelami pemikiran dan suasana batin dari satu kelompok aktivis islam ke kelompok aktivis islam yg lain. Beberapa menentramkan saya, seperti pengajian “Cinta dan Tauhid” Alhikam, beberapa menggerakkan rasa kepedulian sosial seperti pengajian Padhang Mbulan Cak Nun. Yg lain menambah wawasan saya tentang warna warni pola pemahaman Islam dan pergerakannya.

Diantaranya ada juga pengajian yg isinya menyemai benih2 ekstrimisme radikalisme. Acara rihlah (rekreasinya) saja ada simulasi game perang2an. Acara renungan malamnya diisi indoktrinasi islam garis keras. 

Pernah di satu pengajian saat saya kuliah di UNAIR, saya harus ditutup matanya untuk menuju lokasi. Sesampai disana ternyata peserta pengajian di-brainwash tentang pentingnya menegakkan Negara Islam Indonesia. Dan unt menegakkan ini kita perlu dana besar. Dan untuk itu kalau perlu kita ambil uang (mencuri) dari orang tua kita unt disetor ke mereka.

Bahkan ketua Rohis saya di buku Agendanya menyebut profesi dirinya bukan pelajar SMA, tapi Mujahid. Karena memang saat itu majalah Sabili sangat laris di sekolah kami. Isinya banyak menampilkan secara Vulgar pembantaian etnis muslim Bosnia oleh Serbia. Dan ini dijadikan pembakar semangat anak2 muda jaman saya waktu itu untuk menjadi “mujahid2 pembela islam”, beberapa akhirnya berangkat beneran ke medan perang.

Dari pengalaman menjelajah berbagai versi pemikiran dan aktivis islam dari yg paling radikal sampai liberal itu, dari sunni, sufi, wahabi, syiah, NII, dll itu, saya menyadari walaupun Islam ini mestinya satu, tapi ada banyak versi cara orang memahaminya, sehingga melahirkan banyak versi ekspresi keislaman dan pola tindakan. 

Dan dari semua versi tadi, yg paling saya khawatirkan adalah versi kakak kelas saya mendiang Dita Supriyanto yg jadi ketua Anshorut Daulah cabang Surabaya ini. Saya sedih sekali akhirnya ini benar2 terjadi, tapi saya sebenarnya tidak terlalu kaget ketika akhirnya dia meledakkan diri bersama keluarganya sebagai puncak “jihad” dia, karena benih2 ekstrimisme itu telah ditanam sejak 30 tahun lalu.

Dia mengingatkan saya pada kakak kelas lain, ketua rohis SMA 5 Surabaya waktu itu, yg menolak ikut upacara bendera karena menganggap hormat bendera adalah syirik, ikut bernyanyi lagu kebangsaan adalah bid’ah dan pemerintah Indonesia ini adalah thoghut. 

Waktu itu sepertinya pihak sekolah tidak menganggap terlalu serius. Karena memang belum ada bom2 teroris seperti sekarang. semua sekedar “gerakan pemikiran”. Memang dia dipanggil guru Bimbingan Konseling (BK) unt diajak diskusi, tapi kalau sebuah ideologi sudah tertancap kuat, seribu nasehat ndak akan masuk ke hati. Dan Akhirnya pihak sekolah menyerah, toh dia tidak bertindak anarkis, bahkan terkenal cerdas, lemah lembut dan baik hati. 

Akhirnya Ketua rohis saya ini tiap upacara bendera i’tikaf di mushola sekolah. Btw kadang saya kalau lagi males upacara, ikut menemani dia di mushola dan ikut mendegarkan siraman rohaninya. Dan yg seperti ketua rohis saya ini tidak hanya di SMA 5, tapi yg saya tahu ada di hampir semua SMA dan kampus di surabaya atau bahkan di seluruh Indonesia.

Yg ingin saya katakan, Terorisme dan budaya kekerasan yg kita alami saat ini adalah panen raya dari benih2 ekstrimisme-radikalisme yg telah ditanam sejak 30-an tahun yg lalu di sekolah2 dan kampus2. Saya tidak tahu kondisi sekolah dan kampus saat ini, tapi itulah yg saya rasakan jaman saya SMA dan kuliah dulu.

Mohon jangan salah paham, main stream-nya pergerakan islam di sekolah dan kampus ini tidak se-ekstrim kakak kelas saya tersebut. Tapi ada cukup banyak yg sifatnya sembunyi2 dimana saya waktu itu ikut merasakan ngaji bersama mereka.

Serangkaian bom di tanah kelahiran saya dng tempat2 yg sangat akrab di telinga dengan segala kenangan masa kecil, plus pelaku utama yg terasa begitu dekat dengan memori masa2 SMA-Kuliah dulu ini membuat saya tersentak bahwa Ekstrimisme, Radikalisme, bahkan Terorisme ini sudah menjadi “Clear and Present Danger”. Ini tidak lagi sebuah film di bioskop atau berita koran yg terjadi nun jauh di negeri seberang. Ini sudah terjadi disini dan saat ini disekitar kita.

Maka kita harus menetralisir kegilaan ini sampai ke akar2nya. Tidak ada gunanya kita melakukan penyangkalan (denial) bahwa ini cuman rekayasa, pelakunya ndak paham islam, ini bukan bagian dari ajaran islam, ini pasti cuman adu domba, dll.  

Nyatanya pelakunya masih sholat subuh berjamaah di mushola, lalu satu keluarga berpelukan sebelum mereka menyebar ke 3 gereja unt meledakkan diri. 

Nyatanya memang ada saudara2 kita yg memahami islam versi garis keras yg hobinya mengutip mentah2 ayat2 perang dan melupakan substansi “cinta dan kasih sayang” sebagai inti ajaran Islam. 

Nyatanya memang benih2 radikalisme, ekstrimisme ini telah ditabur 30 tahun terakhir di pikiran anak2 muda kita, di sekolah2 terbaik dan dikampus2 top di Indonesia. Dan kalau akhirnya mewujud menjadi tindakan nyata terorisme, mestinya tidak mengagetkan kita.

Kalau kita masih saja melakukan penyangkalan, maka kita ndak akan pernah berbenah diri. Tapi kalau kita insyaf bersama, Kalau kita dengan gentle mengakui - bahwa IYA memang kita sedang sakit, bahwa memang ada banyak diantara kita, dan saudara2 kita yg memahami islam versi garis keras, yg merasa bahwa islam harus diperjuangkan dengan kekerasan - maka kita bisa mulai mengambil langkah2 solutif.

Dan langkah2 solutif nyata yg bisa kita lakukan diantaranya adalah: 

1. Mulai menetralisir alias melunakkan paham islam garis keras dan mulai menyebar luaskan paham islam moderat (washothiyah).

2. SMA2 dan Kampus2 harus disterilkan dari gerakn2 bawah tanah islam garis keras, diganti dengan kemeriahan dan kegembiraan aktivitas islam yg menebarkan “cinta dan welas asih” pada sesama manusia.

3. Sosial media harus dipenuhi kampanye “islam yg ramah dan penuh kasih sayang”. Bukan islam yg keras, penuh umpatan, dan kata2 kasar, apalagi hoax dan berdarah2.

4. Pertarungan politik mohon jangan lagi menggunakan isu SARA sebagai komoditas rebutan kekuasaan. Apalagi disertai kampanye hitam saling menghujat yg membuat bahkan setelah selesai Pilkada/Pilpres-nya masyarakat jadi terbelah saling bermusuhan.

5. Mawas diri dan sama2 menahan diri dalam menyikapi perbedaan2 dalam penafsiran Islam. Islamnya satu dan sumbernya sama, tapi nyatanya cara kita memahaminya bisa macem2. Dan ini fenomena psikologi yg wajar. Ayo tebarkan sikap saling memahami dan berempati, bukannnya saling curiga dan menyalahkan. Islam harus dipulihkan reputasinya dari wajah muram penuh kekerasan menjadi wajah ramah penuh Cinta pada sesama manusia.

Benar kata Muhammad Abduh, cendekiawan muslim abad 20, “Al-islamu Mahjubun bil muslimin”, Keindahan Islam ini terhijab/tertutupi oleh akhlak buruk sebagian umat islam sendiri”. Jadi mari kita yg akan bersama2 memulihkan wajah Indah Islam.

Terakhir, mari kita dengar seruan seorang remaja islam peraih Nobel Perdamaian, Malala Yousafzai: 

“Peluru hanya bisa menewaskan teroris, tapi hanya PENDIDIKAN-lah yg bisa melenyapkan paham terorisme (sampai akar2nya: radikalisme, ekstrimisme)”

Stay Save.. Keep Optimism.. Spread Love & Compassion..

And for my beloved Christian brothers & sisters.. my deep condolence for all of you.. from the bottom of my heart, I am really sorry..

Love & Peace for all of us..

Saya yg sedang berduka,

Ahmad Faiz Zainuddin
Alumni SMA 5 Surabaya Lulusan 1995

Rabu, 14 Maret 2018

Suara Awan by Banda Neira x Layur Lyric



dari awal Layur bikin musik nya udah suka banget
kemudian tanpa di sangka berkolaborasi dengan banda neira
sejak awal sesi latihan ini di upload (2 tahun lalu)
udah cintaaa banget.. nggak perlu hasil rekaman yg niat, atau live nya
bisa ku dengarkan dalam suasana hati apapun
senang makin senang
semangat makin semangat
sedih juga makin terasa haha

untuk : Layur , rara sekar, ananda badudu dan semua kawan yg ada di dalam pembutannya
terimakasih banyak sudah menciptakan musik dan lirik se indah ini

lepaskan
dengarkan
biaskan
yang membisu
lepaskan
dengarkan
biaskan
yang membiru
lepaskan
dengarkan
biaskan
yang membeku biru
menghias langitmu merasuk ke sisi
relung dan kelabu hu hu..
dan hitam awan yg kau tuju
hilang dalam terang
teruntai lantunku
 
lepaskan
dengarkan
biaskan
yang membisu
lepaskan
dengarkan
biaskan
yang membiru
lepaskan
dengarkan
biaskan
yang membeku biru
yang menderu

Jumat, 09 Maret 2018

Care boleh , nge Racun Jangan

Jadi kemarin aku lihat postingan seorang selebgram (kak parramitha)
dia mengungkapkan keluh nya yang mungkin sebelum2 nya hanya ditahan dengan diam.
dari sekian banyak tulisan kak mita di 2nd account nya, yang  hampir semuaaa nya aku setuju.
cuma yang satu ini bikin aku gatel kalo nggak membahas ulang di Blog, karna aku juga pernah (sering) mengalami

aku yakin sebelum memutuskan memposting ini di instagram pribadi nya (bukan di second account nya) kak mita bener2 mikir lagi, karna follower nya bukan seribu- dua ribu orang tapi almost 100ribu orang!!
dan diantara 100rb orang itu isinya tentu bukan cuma kita2 yang ng fans sama cantiknya, ootdnya, relationship goals nya.
jelas ada kerabat, keluarga, brand2 besar, teman sesama selebgram, dll
ini isi postingan nya :



jadi kak Mita ini punya latar belakang pekerjaan yg sangat berbeda dengan laki2 nya.
dia bekerja di pemerintahan yg mana hanya duduk di kursi dan kantor yang tetap
sedangkan laki2 nya bekerja di dunia entertaint, menjadi bintang iklan, host, brand ambassador, dll

mereka sudah berpacaran selama 3 tahun wich is saat mereka masih di bangku kuliah, dan belum ada di posisi pekerjaan ini
 aku yakin sebelum saling terbiasa dan menghargai pekerjaan masing2.
mereka membutuhkan waktu adaptasi yang di dalam nya pasti ada pertengkaran, cemburu, beda pendapat.
tentu masalah2 itu tidak di publish even keduanya adalah selebgram

manusia adalah makhluk sosial yang juga membutuhkan bantuan , saran, pendapat dari orang lain
tapi seperti kata kak mita.
bukan kah lebih baik kalo bumbu2 yang kalian anggap tidak beracun itu di rubah menjadi bentuk support dan dukungan ke arah yang baik
biar keruh2 nya kita, pesimis nya kita terhadap hubungan bisa berubah jadi
"iya juga ya. ngapain sih aku gini aja ngambek" dll

ada benarnya teman kita memberi perhatian dengan bertanya
"eh kamu lagi kenapa sama dy"
"eh kamu gmn rasanya" bla bla
tapi ada loh yang sekedar bertanya hanya untuk kepo dan dipake sebagai bahan perbincangan dengan suatu golongan

ada juga sahabat yang memiliki niat baik dengan memberi tahu
"eh kamu udah liat blm mantan kamu posting ini"
"eh kemarin pacar kamu disini sama ini, emang nggak pamit ya? kok km bolehin"
serem nya lagi yang langsung buka omongan di grup gitu,
itu antara care & mau make kita sbg bahan ngerumpi tipis sihh
padahall
sebelum mereka mencoba memberi tahu sebuah fakta & memberi saran tanpa di minta pun,
kita pasti punya sikap masing2 dalam menyikapi masalah,
contoh:
-kita hide story mantan supaya nggak lihat dia sama yang baru, tapi sama temen malah di capturin & di kirim in

-kita udah berusaha ikhlas ngizinin pacar melakukan aktivitas yg sebenernya gak kita suka,
ngasih izin aja udah butuh sabar+ pikiran jernih, untuk dapat kata "ikhlas"
ehh
sama temen malah di kasih bumbu2 bon cabe yang bikin kita keruh lagi dan bisa berujung bertengkar loh sama pacar.

aku sangat pernah mengalami yang kak mita alamin, dan boncabe2 ku masih sekitar kawan & sahabat ku sih.
aku nggak bayangin gimana rasanya jadi kak mita yang di boncabe-in sama stranger2 yang jumlahnya nggak sedikitt!! 😭😭
mungkin aku udah nggak bisa menanggapi dengan bijak seperti kak mita

tulisan ini juga sebagai pengingat bagi diri saya sendiri, kemudian saya sharing agar teman2 terhindar dari sifat : mencampuri urusan orang lain atas dasar "Kepo"
karna akhirnya ....
kita akan cenderung mudah menilai/menarik kesimpulan atas seseorang padahal kita belum tahu pasti bagaimana permasalahannya.
dan tanpa kita sadari kata2 yang kita sampaikan akan memperkeruh keadaan, maksut hati ingin memberi perhatian, memberi saran malah jadi memojok kan.

Jumat, 02 Maret 2018

Puberty bersama kosmetik 90an

Puberty bersama kosmetik 90an

Malam ini,
aku nulis blog ini sambil melakakukan rutinitas yang anak jaman sekarang bilang nya "Skincare Routine"

setiap habis pulang ber aktivitas
sebelum naikin kaki ke kasur, aku harus banget2 :

Bersihin muka dari makeup & debu pake "Milk cleanser Viva"
kalo kata beauty blogger bioderma yg paling ampuh, hedehh nggak juga.
1 bioderma bisa dapet 10 lebihh viva milk cleanser loh. hahaha

Harga 8.000



Maskeran pake "Viva Face Mask Bengkuang" + dicampur "Viva Air mawar"
ini setelah bilas langsung keliatan banget hasilnya wajah lebih cerah, dan aluss (kalo jaman skrg sih bilangnya 'pore less')

Hasil gambar untuk viva face mask
maskernya harga 4k bisa berkali2 pakai

Hasil gambar untuk viva air mawar
dan air mawar nya 5k , sebenernya air bersih biasa juga bisa



Cuci muka pake "sabun pepaya by RDL"
sabun ini agak keras sih jd buat yg kulit sensitif / berjerawat aku takut untuk nyaranin pakai sabun ini, kecuali emang km penasaran

tapi asliii ini lifesaver aku banget, sehari aku nggak pake dia bener2 kusem, cepet minyakan, dan orang bakal notice kalo aku lebih item dari biasanya (iya emang se lebay itu efek nya di aku)

DAN kalo kalian mau beli sabun ini pastikan harus yg ORI/SUPER apalah itu
kalo dari kemasan aku rada bingung bedain, pokonya cium ajadeh dari luar kemasan.
kalo yg asli bau pepaya nya kuat banget, bener2 seger
kalo yg palsu gak seberapa wangi, bahkan sometimes bau obat
dan yang ori harganya jelas di atas 20.000 ya
di tempat aku beli biasanya 25.000
jadi kalo 10/15rb ku pastikan 85% palsu deh

Terakhir untuk seger2 an , karna habis maskeran&cucmuka pasti kulit keset abis.
jadi pakai "Viva face tonic"
meskipun fungsi nya juga bukan itu aja


Harga 8.000


Kalo ga ngelakuin ritual itu sebelum tidur rasanya muka tuh lengkett banget. dan bangun2 pasti eye bag ku item,minyak dimana2, bibir juga item, dan muncul jerawatt meskipun aku diemin jg bakal kempes

Ohya satu lagi kosmetik 90an yang 'bukan skincare' , adalah :

Bedak marcks . dulu sih pake yg kemasan lama (kiri)
baru setelah mereka launch packaging yg lebih elegan (even tetep murahh) aku pake yg baru deh, krn lebih gampang di bawa2 (dan kalo habis bisa isi ulang dari yg kemasan lama, yaampun cinta bangett)

Harga kemasan lama 17.000
Harga kemasan baru 29.000
aku pake shade : Invisible


wuahh setelah bertahun2 pake prodak2 di atas ,baru malam ini aku realized kalo semua skincare yg nempel di muka aku, yang berhasil merubah ke-ugly-an ku waktu masih sekolah, semua nya produk 90an rekomendasi dari ibu ku :(((

ya meskipun kalian ber anggapan "emang skrg udah ga ugly?"
tapi aku amat sangatt bersyukur dengan puberty ku yang (aku rasa berhasil) dan murah meriah ini
bisa bandingkan sendiri foto 2012 pake kamera SLR
dan 2017 pake kamera depam handphone




disini aku cuma mau membagi pengalaman sekaligus review, karna nggak semua prodak2 yg beauty blogger bilang bagus juga ampuh di kamu
bisa aja ampuh tapi ternyata ke ampuh an nya berbanding lurus dengan prodak lokal yg murah2 itu.
dan sedihnya kalian spend money berkali2 lipat untuk hasil yang sama

tapi...
semua orang punya stadart masing2
tentu produk yang pricey mempunyai manfaat yg lebih banyak dalam 1produk daripada produk yg murah

produk mahal juga memiliki varian yg lebih banyak. misal masker freeman nih dia punya masing2 untuk setiap masalah kulit.
kalo punya viva ya cuma berdasarkan jenis kulit (normal/kering/oily)

semoga bermanfaat ya...
kalo kalian masih pake produk 90an di era "youtube for makeup tutorial" ini
komen di bawah dong 😝

Senin, 15 Januari 2018

me and my bestfriend/boyfriend

____Murid Baru dan Si Tengil____
2009 aku & keluarga berpindah dari kota Sidoarjo ke Surabaya.
nyari-nyari bangku kosong di sekolah sekolah susah nya , kalo nggak penuh ya mahal
akhirnya dapet lah di SMPN 21 Sby
sedikit kaget karna bahasa & pergaulan nya beda banget sama sekolah aku di Sidoarjo
aku juga sempat di Bully disana (hass jangan di bahas)

beberapa minggu sekolah, ada 2 cowok kelahi di belakang kelas ku
aku naik atas kursi untuk liat, sambil ketakutan, karna offcourse nggak ada gituan di sekolah lamaku
dalam batin ku "yaallah sayang bgt ganteng2 kok anarkis"
dan aku belum tahu siapa nama cowok yg kelahi itu

beberapa hari setelah kejadian itu
aku dijemput Mas (kakak laki2) ku di sekolah
dan ternyata anak laki2 yang kemarin bertengkar itu teman kakak ku turnamen mobil tamiya hehehe
akhirnya dari situ aku tau namanya : "B"

____Kenal dan Bersahabat___
Masa bully ku sedikit banyak berakhir karna 1 orang temanku, perempuan yg agak kelaki-laki an
namanya Rini
dari Rini lah aku akhirnya kenal dan bisa main bareng anak laki2 yg anarkis itu (B) haha
ternyata... rumah B dekett bangett sama rumahku
dari situ kalo kita mau main kemana, dia suka jemput aku
dulu dia udah ganteng, populer, naik motor laki (padahal masih SMP woy) , baik banget sm temen. ya pokonya untuk standart anak SMP dia idola lah wkwk
dan aku masih itemmm banget, rambut kriting (belum kenal catokan), kuruss, bibir item, naudzubillah lah ya pokonya


sering pergi & ngobrol akhirnya ngerasa nyambung trs sahabatan,
sampe akrab banget sama ortu satu sama lain
trs dia tuh dari kecil udah pinter treat perempuan :(
kek ngasih jaket pas ujan
nyuruh masukin tangan ke jaket nya waktu kepanasan di motor
ngomong ke mamaku "tante 8 tahun lagi ya, anaknya"
baper donggg di gituin orang ganteng
padahal mungkin emang cuma niat peduli & bercanda ke sahabat perempuan


tuhkann si tai suka baper2in org jelek



_____we growing up together___
Ultah ke 15,16,17
kita selalu lewatin bareng
saling surpres me-nyupres lah
beda nyaa....
aku selalu di bawain kue ama dia
dan dia selalu di bawain kue ama cewe2 nya wkwk
jadi dia dulu tuh crocodile bangett 
susah banget punya hubungan ber umur panjang
ada juga sih yang umur nya agak lama, 1-2 orang laya
entah di pacarin mingguan, bulanan, ada juga yg tak sempat memiliki tapi cewe nya udah galau mampus
dan aku lah yang jadi sasaran korban2 nya itu
jadi cewe2 ini curhat ke aku, dengan harapan aku menyampaikan ke B
nggak jarang juga aku jadi sasaran cemburu2 an sama cewe nya
karna meskipun B punya pacar, tetep dia punya jatah waktu buat keluar sama aku :( wuaa sahabat yg baikk
aku pun jadi susah punya pacar :( karna masih sering keluar berdua sama dia, dan ya mungkin aku kena friendzone yaah (sahabat2 ku yg udah lama pasti tau lah gimana aku naruh harapan ke B)


_____Goodbye for a while____
di umur ke 18
finally aku punya pacar yang beneran serius
dan disitu lah aku bener2 lupa sama B
jadi kira-kira hampir setahun kita nggak kontak an, nggak pergi, paling sekedar komen2an IG
sampe ketemu di tempat umum rasanya canggung bangett
dan "katanya" pas di sini lah
dia ngerasa kalo aku tuh means special buat dia #eaa
emang bener kata passenger 'only know you love her when u let her go'

setelah putus akhirnya kita deket lagi
tapi deket nya mulai beda nih bukan kaya temen tapi ya gitulah heheh
trus kado kado an lagi deh di ultah ke 20
aku sih yang ngado duluan, sebagai kode minta kado balik wkwk
karna kebetulan ultah kita selisih nya : 1 Bulan 1 Hari

_____We admit each other at Gili___
5 hari setelah aku ultah kita pergi ke lombok,
disana lah puncak kebaperan bertahun2 itu 
jadi saling perhatian satu sama lain,
satu tingkat di atas friendzone, apaya namanya?

suatu malam di Gili kita main ke cafe yang suasana nya club gitulah
trs dia tau kalo aku kurang nyaman disitu
akhirnya di ajak minggir ke pinggir pantai
disitu lah kita ngomong ngelantur :( 
sampe detik ini aku belum bisa pastikan itu bener B yang ngomong, atau alkohol beer bintang wkwk
itu bener2 malam yang mungkin bertahun2 lalu cuma ada di mimpi ku hehehe. Alhamdulillah like dream comes true

dan akhirnya kita berjalan sebagai mana arusnya
sampai detik ini menginjak 20 bulan
aku juga masih sering tidak menyangka
aku bisa saling cemburu sama sahabat yg dulu jendul2an kepala sm aku
aku bisa ngobrolin masa depan sama orang yg dulu selalu nanya kado apa buat pacaranya
and i give a kiss to him!! wkwkwk ter tai sih ini

jadi untuk teman- teman yang terjebak friendzone berr tahun-tahun
kalo memang kamu di izin kan memiliki , tinggal tunggu waktu aja kok
yang penting selama menunggu :
-jangan menutup hati untuk yang lain
-terus perbaikin diri, baik fisik dan kepribadian kamu
-dan jangan berharap terlalu banyak ketika masih friendzone ya karna pasti bakal kecewa berat kalo dia memberi hati pada yang lain


Selasa, 26 September 2017

Kerja Keras karna orangtua biasa..

dulu jaman main bbm sering banget liat DP ini dipake sama temen temen di kontak



Dulu sih kaya "apaan sih, orang masih sekolah juga" "kerja keras mana yang kamu maksut, sekolah juga masih di bayarin ortu, uang jajan dikasih"
Terus..
Tadi iseng-iseng scroll akun instagram pribadi ku, ngelihat foto2 liburan, main ke cafe, beli ini itu, nonton konser, dan beberapa short vacation disana.







Jadi realize kalo ternyata DP bbm yang dulu mainstream banget itu bener 100%

aku punya orang tua yang cukup
papa ku berprofesi sbg kontraktor, namun tidak mendirikan PT sendiri, jadi papaku notabe nya adalah seorang karyawan
mama ku seorang ibu rumah tangga biasa, syukur2 mamaku orangnya nggabisa diem, kadang bikin nasi bungkus dititipin ke warung2, kalo tiba2 ada orang hajatan pesen nasi kotak / tumpeng / apa aja yang mamaku bisa masakin dikerjain lah sama beliau. pokonya nggak jauh2 dari masak, karna itu hoby nya

dari SMA sampai kuliah aku diberi uang saku sebesar 500.000 per bulan
mau nggak mau itu harus cukup
untuk bensin, pulsa, fotocopy, keperluan sekolah, pergi sama teman, jajan di rumah, syukur2 kalo sisa bisa buat beli baju
aku nggak  bilang itu kurang sih tapi itu juga nggak cukup. kecuali kalian mau hidup tidak ber sosial, kalo di lihat dari feeds instagram-ku , kalian bisa nilai kalo aku orangnya suka ber sosial.
Akhirnya untuk memenuhi keinginan2 ku aku mulai masuk ke dunia kerja. Job apa aja yang dikasih sita (temanku sekaligus info pekerjaan) aku iya in aja
- dimulai dari jadi figuran2 yang disuruh makan di acara foodies dapet bayaran 75-100rb
- jadi model rias anak sekolah kecantikan dikasih 50.000

Sampai akhirnya pada tahun 2015 mulai lah aku punya Online Shop dan nggak disangka aku bisa sampai di titik ini
kalo di ingat-ingat lagi, aku pernah melalui beberapa strugle sebelum semuanya ter-sistem seperti sekarang :
- aku pernah hanya membeli barang dagang sebesar 45.000 rupiah,
sebelum aku bisa mencapai titik sekali ke tempat Grosir aku membeli barang dagang (jepit jedai) senilai 1.000.000++ rupiah dan itu semua bisa habis dalam waktu 4 hari

-aku pernah menunggu tukang bordir dari jam 10 pagi - 4 sore aku duduk di depan tukang bordir yg lagi ngerjain topi percobaan ku, sebanyak 20 topi. dan itu semua nggak laku..
sebelum aku bisa mencapai titik ke tukang bordir  hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk mengambil barang yg udah dikerjain semalam sm dia, dan aku tinggal bungkus. wich is sekali pickup bisa mencapai 50topi++

-aku pernah kehujanan sambil membawa barang yang setinggi dagu di depan motor ku , melewati jalanan banjir, macet dan di siramin air sm anak kecil2 yg lagi hujan2 dijalan. alhasil mayoritas topi yang aku bawa tadi basah, dan aku harus buat ulang karna customer ku pasti ngga akan terima

-dulu setiap hari
di pagi hari pergi ke tempat bordir untuk mengambil pickup an topi yg udah di kerjakan semalam
siang hari aku lanjut kuliah sampe malam, bawa barang segitu banyak ke kampus
jam 6-9 malam aku Stay di JNE depan kampus sambil  bungkus topi yg udah di bordir tadi
pulang kampus, nugas, tidur, repeat
(fyi perjalanan dari kampus ke rumah 25 menit an)

-setiap hari juga aku punya jadwal COD di kampus sampai2 aku harus izin ke kamar mandi berulang kali karna customer sudah menunggu.
dan aku tidak punya 'bestfriend' di kampus dikarenakan aku terlalu sibuk dg urusanku sendiri

- dan masih banyak lagi strugle yang tidak bisa aku sebutkan semua nya
...........................................................

Untuk beberapa orang yang tidak seberapa mengenal aku, bisa di pastikan mereka ber anggapan aku terlahir dari orang tua yang memiliki rejeki lebih & memberi uang saku  berlipat-lipat ganda pada anak2 nya
BIG NO!
kalo aku nggak melewati semua point di atas mungkin sampe sekarang aku nggak pernah naik pesawat, aku& keluarga ku belum punya mobil pribadi smp skrg, aku tidak bisa pergi liburan, aku tidak bisa pergi ke caffe mahal, aku tdk punya baju branded / makeup, bahkan untuk masuk ke store Zara mungkin aku minder (sedikit lebay tp kalo km tau dulu aku beli flat shoes banyakan di DTC atau royal )
dan salah satu yg aku bisa bangga, meskipun papaku masih bisa membiayai aku kuliah, sejak semester 4 aku bisa sedikit meringankan beban papaku dg membantu membayar biaya kuliah
karna aku gagal masuk ptn & spp kampus ku mungkin 2x spp kalian yg masuk lewat jalur undangan

Bukan berniat untuk sombong
pencapaian ku ini bukan apa-apa
masih banyak teman-temanku lain yang memiliki usaha / kerja sambil kuliah dan mereka meraih highlight yang jauh lebih tinggi dari aku

Point ku disini adalah
buat kalian kalian yang merasa orang tua kalian tidak begitu berlebih
kalian bisa kok bersenang-senang juga di masa muda seperti anak2 beruntung lain
asal dengan kerja keras, dan juga doa
dua hal di atas harus saling berjalan berdampingan
sama hal nya cari duit & pendidikan
jangan karna ke asikan cari duit, kalian sudahi pendidikan kalian. jalani aja sampai selesai meskipun tidak sempurna
"Done is better than perfect"
Mumpung masih muda lakuin apa yang kalian suka, yang bikin kalian seneng asal masih dalam lingkup positif

Sekali lagi tidak ada unsur sombong atau menggurui
semoga kalian dapat point yg aku sampaikan disini
with love
-anak beruntung dr orang tua biasa






Kamis, 09 Februari 2017